Living my Weird Life

I have a friend. He (so that you know the gender) knows what he wants. Dia bukan tipe orang yang melihat pada barisan orang berlalu lalang dan mengagumi tiap wanita dengan tampilan cocok masuk majalah. Tapi suatu saat dia mengaku menyukai seseorang. Yang tidak dikenalnya, yang namanya pun dia tidak tahu. Yang hanya dilihatnya ketika berpapasan di kantin. Dia tahu orang seperti apa yang akan dia sukai.

Dan saya. Saya tahu orang seperti apa yang saya sukai. Jadi ketika salah seorang, another he (so that you know the gender), dengan percaya diri menyebut saya sebagai sahabat, kemudian melakukan hal yang terbilang aneh dan melampaui batas untuk sebutan itu, saya merasa perlu untuk menyakiti hatinya dan bilang: saya ilfil.
Karna saya tahu orang seperti apa yang akan saya sukai.

Dan orang itu, ‘the honored he’  yang saya sangat sadari ia pantas untuk saya sukai, sungguh sulit, ia jauh. Dan rasanya seperti memimpikan bulan, walaupun saya tidak menganggap diri saya sebagai pungguk. Mungkin memang harus berubah. Tapi gimana caranya ya?


About this entry